← Semua artikel Pricing

Menghitung harga banner per m² tanpa beda antar kasir

· 2 menit baca · Tim PrintOS

Luas minimum, pembulatan, dan finishing sering membuat dua kasir memberi dua harga untuk pesanan yang sama. Begini cara merapikannya.

Banner dijual per meter persegi, tetapi jarang ada pesanan yang ukurannya pas. Pelanggan datang dengan 0,8 × 0,6 m, minta mata ayam di empat sudut, dan ingin dua lembar. Kalau aturannya hanya ada di kepala kasir senior, kasir lain hampir pasti menghitung berbeda.

Tetapkan tiga aturan dasar

  • Luas minimum per lembar. Misalnya 1 m²: pesanan 0,48 m² tetap dihitung 1 m², karena mesin dan operator tetap bekerja untuk satu kali cetak.
  • Satuan finishing. Mata ayam dihitung per lembar, lipat pinggir per m², jasa desain sekali per order. Campur aduk di sinilah selisih paling sering muncul.
  • Harga per bahan. Flexi 280 g dan 340 g punya harga per m² sendiri, bukan "tambah sekian" yang dihafal.

Contoh hitungan

Banner 3 × 1 m sebanyak 2 lembar, Flexi 280 g Rp 22.000/m², dengan mata ayam Rp 5.000 per lembar. Luas cetak 6 m², jadi bahan Rp 132.000. Mata ayam 2 lembar Rp 10.000. Total Rp 142.000, siapa pun kasirnya.

Simpan harga saat order dibuat

Harga bahan naik itu biasa. Yang berbahaya adalah nota lama ikut berubah ketika daftar harga diperbarui. Simpan rincian harga sebagai snapshot di setiap order, sehingga order kemarin tetap memakai harga kemarin dan perubahan hanya berlaku untuk order baru.

Di PrintOS, ketiga aturan itu diatur sekali di menu Produk & Harga. Kasir cukup memasukkan ukuran dan jumlah; rincian harga dan snapshot dibuat otomatis.

Artikel lainnya